Header Ads

  • Breaking News

  • Kamis, 19 Februari 2026

    Dirut KAI Bobby Rasyidin Hadir, Divre II Sumbar Perkuat Komitmen Tata Kelola dan Keselamatan

    SUMBAR | Komitmen terhadap keselamatan publik kembali ditegaskan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat. Dalam upaya mendukung peningkatan keselamatan transportasi dan mitigasi risiko kecelakaan lalu lintas di Sumbar, KAI menyatakan dukungan atas rencana pembangunan jalur penyelamat (escape ramp) di kawasan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar.

    Rencana pembangunan jalur penyelamat tersebut akan memanfaatkan lahan milik KAI yang berada di KM 79+200 sampai dengan KM 79+325, tepatnya di Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan akibat kontur jalan yang menurun dan padat kendaraan, khususnya angkutan berat.

    Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata sinergi BUMN dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan terintegrasi.

    “Prinsipnya KAI mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan publik, sepanjang tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Reza Shahab saat mendampingi kegiatan tinjauan lokasi, Kamis (19/2).

    Tinjauan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, COO Danantara Dony Oskaria, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rafli Yandra, Direktur Perencanaan Strategi dan Manajemen Risiko Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat, serta Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedy Diantolani bersama stakeholder lainnya.

    Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan di jalur Padang Panjang–Bukittinggi yang selama ini kerap menjadi perhatian publik. Jalur penyelamat diharapkan mampu menjadi solusi konkret ketika kendaraan mengalami kegagalan fungsi pengereman.

    Reza menambahkan, KAI tidak hanya berfokus pada keselamatan operasional perkeretaapian, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar aset perusahaan. Dukungan terhadap pembangunan escape ramp ini menjadi bagian dari komitmen tersebut.

    “Rencana pembangunan jalur penyelamat ini merupakan langkah positif dalam meminimalisir risiko kecelakaan. KAI siap berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait agar prosesnya berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

    Saat ini, mekanisme pemanfaatan lahan milik KAI masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi lintas instansi. Proses tersebut meliputi kajian teknis, analisis keselamatan operasional kereta api, serta pemenuhan aspek administrasi sesuai regulasi yang berlaku di lingkungan perusahaan.

    KAI memastikan bahwa setiap bentuk pemanfaatan aset perusahaan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Langkah ini penting untuk menjaga integritas perusahaan sekaligus memastikan manfaat optimal bagi masyarakat.

    Dengan dukungan terhadap pembangunan jalur penyelamat ini, KAI Divre II Sumbar berharap sinergi antarinstansi terus terjalin kuat. Keselamatan transportasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama demi melindungi nyawa dan keselamatan pengguna jalan.

    “Melalui dukungan ini, kami berharap upaya peningkatan keselamatan transportasi di Sumatera Barat dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutup Reza Shahab penuh optimisme.


    Catatan Redaksi:

    Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

    TIM RMO

    Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Pimpin Patroli Mashur, Dirlantas Polda Sumbar Hadirkan Sahur Penuh Kepedulian

      


    SUMBAR
     | Suasana dini hari di Sumatera Barat terasa berbeda. Di tengah sunyinya jalanan menjelang sahur, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan “Patroli Mashur” atau Patroli Makan Sahur. Di bawah komando Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen menjaga keamanan selama Ramadan.

    Patroli Mashur bukan sekadar patroli rutin. Kegiatan ini memadukan pengawasan keamanan dan ketertiban lalu lintas dengan aksi sosial membagikan makanan sahur kepada warga yang membutuhkan, pengendara yang masih beraktivitas, hingga pekerja malam yang belum sempat menyiapkan santap sahur.

    Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas, bahkan di jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.

    Didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., jajaran Ditlantas menyusuri sejumlah titik strategis. Fokus utama tetap pada pencegahan balap liar, potensi kecelakaan lalu lintas, serta gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat malam hingga dini hari.

    Namun di sela patroli, sentuhan humanis begitu terasa. Petugas menyapa pengendara dengan ramah, membagikan paket sahur, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan persuasif menjadi prioritas, sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

    Bagi Dirlantas Polda Sumbar, menjaga kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di bulan Ramadan memiliki tantangan tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, terutama menjelang sahur dan usai salat tarawih. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah preventif yang strategis.

    Kombes Pol Reza menekankan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi, termasuk dalam berlalu lintas. “Tertib di jalan adalah bagian dari ibadah. Keselamatan diri dan orang lain harus menjadi prioritas,” tegasnya.

    Kegiatan Patroli Mashur juga menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditlantas Polda Sumbar yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga berbagi dan peduli. Kehangatan interaksi itu mencerminkan wajah Polri yang humanis.

    Di sisi lain, Wakil Dirlantas AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pihaknya ingin memastikan situasi Sumatera Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

    Dengan konsep patroli yang adaptif dan responsif, Ditlantas Polda Sumbar membuktikan bahwa tugas lalu lintas bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan empati sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas selama bulan suci.

    Patroli Mashur menjadi simbol bahwa Dirlantas hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Di tengah cahaya lampu jalan dan suasana dini hari, pesan keselamatan disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh.

    Ramadan tahun ini pun terasa lebih bermakna. Di jalan-jalan Sumatera Barat, kehadiran jajaran Ditlantas Polda Sumbar menjadi bukti bahwa keamanan dan kepedulian dapat berjalan beriringan.

    Melalui Patroli Mashur, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan komitmennya: menjadikan Ditlantas Polda Sumbar sebagai institusi yang profesional, humanis, dan senantiasa hadir untuk masyarakat.

    Catatan Redaksi:

    Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    TIM RMO

    Rabu, 18 Februari 2026

    Ramadan 1447 H, AKBP Agung Tribawanto Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Kepedulian

     


    PASAMAN BARAT | Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung serta jajaran Polres Pasaman Barat menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian, kedekatan, dan komitmen Polri dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat.

    Dalam pesan resminya, AKBP Agung Tribawanto mengucapkan, “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa serta diberikan keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT di bulan yang suci ini.” Pesan itu bukan sekadar formalitas, melainkan refleksi nilai spiritual yang ingin dibangun bersama masyarakat Pasaman Barat.

    Didampingi Ny. Panca Agung yang tampil anggun dan penuh khidmat, Kapolres menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum introspeksi, memperbaiki diri, serta memperkuat hubungan sosial. Menurutnya, bulan suci bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat kepedulian terhadap sesama dan menjaga lisan serta perbuatan.

    Suasana Ramadan selalu menghadirkan nuansa berbeda di Pasaman Barat. Aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari tradisi berburu takjil, salat tarawih berjamaah, hingga kegiatan sosial keagamaan. Dalam konteks ini, Polres Pasaman Barat memastikan kesiapan personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar ibadah berjalan aman dan nyaman.

    AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarwarga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang damai, menghindari provokasi, serta bijak dalam menggunakan media sosial selama Ramadan.

    Sementara itu, Ny. Panca Agung menyampaikan bahwa Bhayangkari Cabang Pasaman Barat turut mendukung kegiatan sosial selama bulan suci, termasuk kegiatan berbagi dan silaturahmi dengan masyarakat. Ramadan, menurutnya, adalah waktu terbaik untuk memperluas empati dan mempererat persaudaraan.

    Komitmen Polres Pasaman Barat dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama Ramadan juga diwujudkan melalui peningkatan patroli, pengamanan tempat ibadah, serta koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif agar situasi tetap kondusif.

    Bagi AKBP Agung Tribawanto, kepolisian tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan makna spiritual Ramadan. Ia berharap, bulan suci ini menjadi titik balik untuk memperkuat moralitas, integritas, dan kebersamaan.

    Ucapan selamat Ramadan yang disampaikan jajaran Polres Pasaman Barat pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak yang menilai pesan tersebut sebagai bentuk kedekatan emosional antara kepolisian dan warga, sekaligus penegasan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam nilai-nilai kemanusiaan.

    Di penghujung pesannya, Kapolres kembali mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh keberkahan, memperbanyak amal ibadah, menjaga persatuan, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis.

    Catatan Redaksi:

    Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    TIM RMO

    Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

     



    SUMBAR
     | Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana religius dan penuh harap menyelimuti Sumatera Barat. Di tengah semangat memperbaiki diri dan memperkuat keimanan, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.

    Menurutnya, Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ruang refleksi dalam kehidupan sosial, termasuk dalam budaya berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan di jalan raya merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan wujud kepedulian terhadap keselamatan sesama.

    “Ramadhan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan empati. Nilai-nilai itu harus tercermin saat kita berkendara. Jangan karena tergesa menuju berbuka puasa, kita mengabaikan keselamatan,” tegasnya.

    Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyoroti bahwa setiap bulan Ramadhan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka dan selepas salat tarawih. Aktivitas di pusat kuliner, pasar pabukoan, dan kawasan masjid sering memicu kepadatan arus lalu lintas.

    Kondisi tersebut, jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan disiplin, berpotensi menimbulkan pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan, menggunakan helm standar SNI, mengenakan sabuk pengaman, tidak melawan arus, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

    “Keselamatan adalah prioritas utama. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk keluarga yang menunggu di rumah,” ujarnya.

    Selama bulan suci, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, meningkatkan patroli di titik rawan kemacetan, serta memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan guna menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan kondusif.

    Ia juga menegaskan bahwa menjaga keselamatan di jalan raya sejatinya adalah bentuk ibadah sosial. Melindungi diri dan orang lain dari risiko kecelakaan merupakan bagian dari menjaga kehidupan, yang memiliki nilai luhur dalam ajaran agama.

    Di akhir pesannya, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama keluarga mendoakan agar seluruh masyarakat Sumatera Barat diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa hingga meraih kemenangan di Hari Raya.

    Ramadhan 1447 H diharapkan menjadi titik balik lahirnya budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat di Ranah Minang, demi terwujudnya jalan raya yang aman, tertib, dan berkeadaban.

    Catatan Redaksi:

    Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    TIM RMO

    Kombes Pol Susmelawati Rosya Ajak Masyarakat Sumbar Sambut Ramadhan 1447 H dengan Damai dan Penuh Makna

     

     SUMBAR |  Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, suasana religius mulai terasa di berbagai penjuru Sumatera Barat. Umat Muslim bersiap menunaikan ibadah puasa dengan hati yang bersih dan penuh harapan. Dalam momentum penuh berkah ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.

    Dalam pesan yang disampaikannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Ia mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat menjadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan antar sesama.

    Menurutnya, nilai-nilai Ramadhan seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial harus menjadi spirit dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap suasana Ramadhan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

    Sebagai pejabat yang membidangi komunikasi publik di lingkungan Polda Sumbar, Susmelawati Rosya juga menyampaikan komitmen kepolisian untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan suci. Berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari salat tarawih hingga kegiatan sosial berbagi takjil, diharapkan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

    Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana Ramadhan yang damai.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ungkapan tersebut menjadi simbol ketulusan dan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa kedamaian serta keberkahan bagi semua pihak.

    Menurutnya, saling memaafkan adalah langkah awal untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sosial. Dengan hati yang bersih, masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai ajang meningkatkan solidaritas sosial, membantu sesama yang membutuhkan, serta memperkuat nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Minangkabau.

    Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang kepedulian kolektif. Dalam konteks itulah, Polda Sumbar akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, memastikan setiap aktivitas berjalan aman dan tertib.

    Menutup pesannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya berharap Ramadhan 1447 H menjadi titik balik menuju kehidupan yang lebih baik, lebih harmonis, dan penuh keberkahan. “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M. Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya penuh harap.

    Catatan Redaksi:

    Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    TIM RMO

    Selasa, 17 Februari 2026

    Kapolres AKBP Agung Tribawanto Gaungkan Semangat Harmoni di Tahun Baru Imlek

     


    PASAMAN BARAT
     | Nuansa merah dan emas mulai menghiasi sejumlah sudut permukiman warga Tionghoa di Pasaman Barat. Lentera-lentera kecil tergantung rapi, doa-doa dipanjatkan, dan harapan baru disematkan menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026. Di tengah suasana penuh makna itu, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., hadir menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

    Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung serta jajaran Polres, Kapolres menegaskan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun dalam penanggalan Kongzili. Lebih dari itu, Imlek adalah bagian dari mozaik besar kebudayaan Indonesia yang memperkaya identitas bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

    “Perayaan Imlek merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman,” ujar AKBP Agung Tribawanto dengan penuh ketegasan.

    Menurutnya, Kabupaten Pasaman Barat selama ini dikenal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya bukan menjadi pemisah, melainkan kekuatan sosial yang memperkokoh persaudaraan. Imlek, kata dia, menjadi momen refleksi untuk terus merawat semangat tersebut.

    Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai titik tolak memperkuat kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, terutama selama rangkaian perayaan berlangsung.

    “Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Imlek dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan,” tegasnya.

    Komitmen itu bukan sekadar pernyataan simbolis. Polres Pasaman Barat telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan setiap ibadah dan perayaan berjalan tanpa gangguan. Kehadiran personel di titik-titik strategis menjadi bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

    Di sisi lain, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung turut menyampaikan harapan agar semangat Imlek membawa keberkahan bagi keluarga-keluarga yang merayakan. Kehangatan dan kebersamaan, menurutnya, adalah inti dari setiap perayaan, termasuk Imlek yang sarat nilai kekeluargaan.

    Semangat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili identik dengan harapan baru, rezeki yang lebih baik, serta kehidupan yang penuh kedamaian. Kapolres berharap nilai-nilai itu tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Tionghoa, tetapi menjadi inspirasi bersama dalam membangun Pasaman Barat yang aman dan harmonis.

    Ucapan selamat yang disampaikan AKBP Agung Tribawanto bersama jajaran juga menjadi simbol bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang apa pun. Prinsip keadilan, pelayanan, dan perlindungan diberikan secara setara demi terciptanya rasa aman bersama.

    Dalam keberagaman yang terajut di Pasaman Barat, Tahun Baru Imlek tahun ini menjadi penegas bahwa persaudaraan adalah fondasi utama kehidupan bermasyarakat. Harapan-harapan baru pun menggantung, seiring doa yang dipanjatkan, agar tahun yang datang membawa keberuntungan, kesehatan, serta ketenteraman bagi semua.

    Catatan Redaksi:

    Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    TIM RMO

    Menyongsong Ramadhan 2026, Kapolres Sawahlunto Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

      


    SAWAHLUNTO | Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, suasana religius mulai terasa di Kota Sawahlunto. Umat Muslim bersiap menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan semangat baru. Dalam momentum sakral ini, Kepala Kepolisian Resor Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., bersama staf dan Bhayangkari, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.

    Dalam pesan yang disampaikan, Kapolres menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ibadah menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempererat persaudaraan antarwarga. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan suci sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga harmoni di tengah keberagaman.

    Didampingi Ny. Puti Simon, Kapolres Sawahlunto juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Ungkapan tersebut menjadi simbol ketulusan dan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa kedamaian serta keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. Sikap saling memaafkan dinilai sebagai pondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis.

    Sebagai pimpinan institusi kepolisian di Kota Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra menegaskan komitmen Polres Sawahlunto untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan. Berbagai kegiatan keagamaan seperti tarawih, tadarus, hingga aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa menjadi perhatian serius agar seluruhnya berlangsung aman dan nyaman.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Peran aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan saling menghormati dinilai sangat penting, terutama di bulan suci yang sarat dengan nilai-nilai kesabaran dan pengendalian diri.

    Ramadhan, menurutnya, adalah momentum memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan ketertiban dapat dicegah sejak dini. Polres Sawahlunto pun siap hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan.

    Di sisi lain, Bhayangkari Cabang Sawahlunto turut memberikan dukungan moral dalam menyemarakkan Ramadhan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Peran Bhayangkari menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian dan solidaritas sosial, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Kota Sawahlunto yang dikenal sebagai Kota Warisan Dunia memiliki keberagaman budaya dan latar belakang masyarakat. Dalam konteks itu, pesan Ramadhan dari Kapolres menjadi pengingat bahwa nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan harus terus dijaga. Bulan suci menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan persaudaraan lintas elemen.

    Dengan penuh harap, AKBP Simon Yana Putra mengajak seluruh masyarakat menjalani ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh keikhlasan. Ia berharap Ramadhan 1447 H menjadi sarana introspeksi diri serta mempererat hubungan antara manusia dengan Tuhan dan sesama manusia.

    Ucapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” yang disampaikan Kapolres dan keluarga besar Polres Sawahlunto menjadi pesan penutup yang sarat makna. Sebuah ajakan sederhana namun mendalam, agar Ramadhan kali ini menjadi titik awal kehidupan yang lebih baik, lebih damai, dan lebih penuh keberkahan bagi seluruh warga Sawahlunto.

    TIM RMO

    Selamat datang di website resmi kami , Terima kasih telah berkunjung,, Semoga anda senang! Tertanda Pemred: