PESSEL, SUMBAR | Suasana Masjid Pahlawan, Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat siang itu terasa berbeda. Usai menunaikan Salat Jumat, masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat mendadak dipenuhi kehangatan, ketika Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta hadir dan menyatu bersama warga dalam sebuah rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang sarat makna.
Tanpa jarak dan tanpa sekat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta duduk bersama masyarakat, mengikuti pengajian dan doa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar itu bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata silaturahmi dan pendekatan batin antara Polri dan masyarakat.
Dalam suasana yang khidmat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa kehadirannya di Masjid Pahlawan Lumpo merupakan niat tulus untuk menjalin kedekatan langsung dengan masyarakat. Baginya, bertemu warga di ruang ibadah memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan pertemuan-pertemuan formal di ruang tertutup.
“Kami datang untuk bersilaturahmi. Kapolda Sumbar bersama jajaran ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar, melihat, dan merasakan kebersamaan itu,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dengan nada tenang namun penuh ketulusan.
Menurut Kapolda, masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang bertemunya hati, tempat berdiskusi, bermusyawarah, serta menyelesaikan berbagai persoalan dengan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.
“Masjid bukan hanya tempat beribadah. Ia adalah pusat silaturahmi dan tempat mencari solusi bersama. Semoga kehadiran Masjid Pahlawan ini membawa keberkahan dan memperkuat persaudaraan masyarakat Pesisir Selatan,” tutur Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Momentum kebersamaan itu semakin terasa ketika Kapolda Sumbar secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim serta bantuan sembako kepada masyarakat. Penyerahan dilakukan dengan penuh empati, disertai sapaan hangat dan senyum yang tulus, mencerminkan sisi humanis Polri yang hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Santunan dan bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin berbagi kebahagiaan, khususnya dengan anak-anak yatim, serta membantu meringankan beban warga. Semoga bermanfaat dan semakin mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ungkap Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, di mana Kapolda Sumbar dan jajaran duduk sejajar dengan warga. Tidak ada protokoler berlebihan, tidak ada jarak simbolik. Yang ada hanyalah kebersamaan, tawa ringan, dan obrolan sederhana yang mencairkan suasana.
Masyarakat Lumpo menyambut hangat kehadiran Kapolda Sumbar tersebut. Bagi mereka, kehadiran Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di masjid dan di tengah warga menjadi pesan kuat bahwa Polri hadir bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga dalam momen-momen spiritual dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan komitmen Polda Sumbar untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan sosial, sebagai fondasi menjaga keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
Kehangatan yang tercipta di Masjid Pahlawan Lumpo siang itu menjadi potret sederhana namun bermakna tentang bagaimana kehadiran seorang pemimpin kepolisian mampu menumbuhkan rasa aman, kepercayaan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM RMO
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar